5 Metode Budgeting Keuangan, Biar Nggak Gampang Boncos
Mungkin kalian udah nggak asing dengan istilah budgeting keuangan. Tapi sebenarnya, budgeting keuangan itu apa sih? Sederhananya budgeting keuangan merupakan perencanaan keuangan yang membagi alokasi pemasukan untuk memenuhi kebutuhan, membayar kewajiban, dan menabung agar kondisi finansial lebih teratur.
Dengan melakukan budgeting keuangan, kamu bisa lebih mengetahui apakah pemasukanmu cukup untuk memenuhi kebutuhan pribadi atau tidak. Jika dirasa tidak cukup, maka dengan budgeting keuangan, kamu bisa memilih prioritas kebutuhan atau keinginan yang harus kamu bayar terlebih dahulu.
-
Manfaat Budgeting
Budgeting penting dilakukan guna membantu mengendalikan pengeluaran, mencegah pemborosan, dan memastikan penggunaan uang dilakukan dengan bijak. Dengan melakukan budgeting keuangan, maka kamu juga bisa melakukan persiapan untuk masa depan. Beberapa manfaat budgeting yang lebih terperinci adalah sebagai berikut :
- 1. Mengontrol Pengeluaran
Menjaga agar pengeluaran tidak melebihi pemasukan adalah hal yang sangat penting. Saat melakukan budgeting, kamu perlu mencatat perencanaan pengeluaran, agar pengeluaran tidak melebihi pemasukan. Namun jika ternyata rencana pengeluaran ternyata lebih besar dari pemasukan, maka kamu perlu memilih prioritas pengeluaran mana yang harus direalisasikan terlebih dahulu agar antara pengeluaran dan pemasukan tetap stabil.
- 2. Mencapai tujuan keuangan
Setiap orang pasti memiliki tujuan, contohnya tujuan ingin membeli mobil baru, ingin membeli rumah, atau menginginkan sesuatu yang membutuhkan uang dengan jumlah yang banyak. Dengan melakukan budgeting keuangan, maka setiap tujuan bisa lebih mudah untuk dicapai. Hal ini dikarenakan adanya uang yang tersimpan setiap bulannya yang tidak digunakan untuk kebutuhan tidak penting.
- 3. Mengurangi Stress Keuangan
Tak jarang kita merasa stress karena masalah keuangan, apalagi jika pengeluaran ternyata lebih besar daripada pemasukan. Dengan melakukan budgeting, bisa mengurangi stress akibat keuangan. Dalam prosesnya, setiap pengeluaran kedepan akan ditulis secara rinci, sehingga pada eksekusinya pembagian keuangan akan lebih mudah.
- 4. Memantau Kinerja Keuangan
Budgeting juga berguna untuk melihat apakah pengelolaan kita termasuk sehat atau tidak. Dengan melakukan pencatatan uang yang keluar dan masuk, kamu bisa mengetahui untuk apa uang tersebut akan digunakan. Kemudian kamu bisa membandingkan dengan pengeluaran aktual, sehingga kamu bisa mengetahui bagian mana yang harus diperbaiki.
-
Metode Budgeting
Terdapat beberapa cara untuk melakukan budgeting keuangan. Pemilihan metode budgeting yang sesuai dapat membantu mengatur keuanganmu lebih baik. Berikut 5 metode budgeting keuangan yang bisa kalian lakukan :
- 1. Metode 50/30/20
Dalam metode ini, kita akan diarahkan untuk membagi pemasukan kita menjadi 3 bagian dengan besaran yang berbeda, dimana 50% digunakan untuk kebutuhan, 30% digunakan untuk keinginan, dan 20% nya digunakan untuk tabungan. Dengan metode ini, kebutuhan akan terpenuhi dan tetap ada bagian untuk membeli keinginan dan menabung.
- 2. Metode 80/20
Metode ini hampir sama dengan metode 50/30/20, hanya saja untuk besaran pembagiannya berbeda. Pada metode 80/20, 20% nya dimasukkan kedalam tabungan, sedangkan 80% nya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, baik itu kebutuhan dasar ataupun keinginan.
- 3. Metode Zero-Based
Metode Zero-Based sendiri merupakan metode yang memastikan pemasukan yang diterima sudah langsung terarah sehingga tidak ada sisa untuk keperluan diluar yang sudah direncanakan. Sebagai contoh jika pemasukan anda perbulan adalah Rp 5.000.000, maka langsung diarahkan untuk kebutuhan Rp 2.000.000, untuk tabungan Rp 1.000.000, untuk transportasi Rp. 500.000, untuk bayar tagihan listrik dan air Rp 500.000, dan untuk belanja keinginan Rp 1.000.000. Semua dana sudah dialokasikan sehingga tidak ada pengeluaran di luar kendali.
- 4. Metode Debt-Snowball
Pada metode Debt-Snowball, pengeluaran akan difokuskan untuk membayar hutang terlebih dahulu. Dan pembayaran hutang ini, dimulai dari yang paling kecil ke yang paling besar. Contoh jika kamu punya hutang Rp 1.000.000 dan Rp. 2.000.000, maka kamu harus fokus untuk melunasi hutang yang Rp 1.000.000 dulu, sambil membayar pembayaran minimum perbulan hutang yang Rp 2.000.000 nya.
- 5. Metode 40/30/20/10
Dalam metode ini, pengeluaran akan dialokasikan 40% untuk kebutuhan rumah tangga, 30% untuk pembayaran hutang, 20% untuk tabungan, dan 10% untuk donasi atau sosial. Metode ini memberikan pembagian yang lebih terperinci dibanding dengan metode-metode sebelumnya.
Baca Juga: Fakta Menarik Daun Kelor : Mitos dan Manfaatnya
-
Kesimpulan
Budgeting keuangan merupakan perencanaan keuangan yang membagi alokasi pemasukan ke beberapa pengeluaran yang akan dilakukan. Dengan melakukan budgeting keuangan, kamu bisa mengontrol pengeluaran, mencapai tujuan, bahkan mengurangi stress keuangan. Terdapat beberapa metode budgeting keuangan yang bisa dicoba sesuai dengan kebutuhan.
Untuk memotivasi agar bisa memulai budgeting keuangan, kamu harus tahu tujuan dan targetmu. Dengan demikian, kamu bisa lebih semangat untuk melakukan budgeting, agar tujuanmu bisa segera tercapai.
Sumber : Bank Mega Syariah